Weekly post

  • Posted by : V April 01, 2010


    Disk Operating System (disingkat DOS) adalah keluarga sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi. Sekarang, istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.

    Keluarga DOS terbagi menjadi bebrapa kelas, yakni

    MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.

    IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.

    DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.

    Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).

    Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.

    FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.

    Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis teks (text-mode user interface), dengan tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna yang disebut dengan prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah nama path ditambah dengan tanda lebih besar (>), seperti C:\>, C:\DOS\ dan lain-lain. Pengguna juga dapat menggunakan simbol prompt lainnya dengan menggunakan perintah PROMPT.

    Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user).

    MELIHAT DAFTAR PERINTAH YANG VALID DI COMMAND PROMPT: “HELP”

    Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt, cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk mengetahui daftar parameter spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan spasi diikuti tanda /? di belakang perintah utama. Misalnya, untuk mengetahui parameter-parameter apa saja yang dapat diberikan untuk perintah “DIR”, cukup ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

    Di bawah ini diberikan ringkasan daftar perintah-perintah yang dapat digunakan di Command Prompt, yang penyajiannya dibagi dalam tiga kategori: dasar, mengenah dan lanjut. Pembagian ini diharapkan dapat memudahkan pembaca yang masih pemula untuk memilih prioritas perintah-perintah mana yang perlu dipelajari terlebih dahulu, terutama perintah-perintah yang paling sering digunakan. Sebenarnya tidak semua perintah disajikan di sini, hanya seingat dan sesempat penulis saja (haaaalaaaaaah…) 

    Perintah dasar:

    Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam tahap belajar.

    ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file

    CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor

    COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file

    DEL Perintah internal. Untuk menghapus file

    DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu

    MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru

    RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)

    REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder

    TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file

    Perintah menengah:

    Perintah-perintah tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai mempelajari langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad sector recovery.

    EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)

    FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk

    FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk

    MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus

    SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable

    Perintah tingkat lanjut:

    DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal

    REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry

    TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung

    TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

    Perintah-perintah BATCH FILE

    @

    ECHO

    REM

    Program-program Utilities

    QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program)Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan dibandingkan FDISK

    MELIHAT DAFTAR FILE: “DIR”

    Perintah “DIR” berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama, tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara penggunaannya, ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

    Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu DIR (tanpa parameter)

    Melihat daftar file saja DIR /a-d

    Melihat daftar folder saja DIR /ad

    Melihat daftar file yang tersembunyi DIR /a-dh

    Melihat daftar folder yang tersembunyi DIR /adh

    Melihat daftar file/folder yang tersembunyi DIR /ah

    MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: “ATTRIB”

    Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah “ATTRIB”, ketikkan “ATTRIB /?”.

    Melihat attribut file/folder

    Format umum: ATTRIB namafile

    Contoh: ATTRIB readme.txt

    Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character (*) pada namafile.

    Mengubah attribut file/folder

    ATTRIB daftaratribut namafile

    Daftar atribut yang valid: H, R, S

    Gunakan tanda ‘-’ di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu, gunakan tanda ‘+’ untuk mengaktifkan atribut tertentu.

    Contoh pemakaian:

    Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden

    ATTRIB +h README.TXT

    Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT

    ATTRIB +h +s README.TXT

    Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan untuk memunculkan kembali file-file yang ‘disembunyikan’, misalnya sebagai dampak infeksi virus ke komputer:

    ATTRIB -h -r -s *.*

    thankzz atas kunjunganny,,,

    Sumber: http://rohm4n.wordpress.com/2009/07/19/dos-disk-operating-system/

    0 comments

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    Cho-Niki ! Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan