Firefox 3.6 Lebih cepat 20%, Ayo download Browser Firefox terbaru ini

Pengembang open-source Mozilla sudah merilis versi baru dari Firefox yaitu rilis Firefox 3.6. Browser ini mendukung HTML5 lebih baik dan WOFF (Web Open Font Format). Menurut Mozilla, Firefox 3.6 lebih cepat 20% dari versi 3.5 saat membuka situs web. Firefox 3.6 dibuat berbasis engine Gecko 1.9.2.
Mozilla Firefox 3.6 juga menawarkan fitur baru berikut ini:
- Dukungan 70 bahasa
- Tipe Theme baru disebut Personas yang memungkinkan kita mengganti tampilan dengan satu klik
- Video native dapat ditampilkan full screen
- Javascript lebih cepat
- CSS gradient
Ayo download firefox 3.6 berbahasa Indonesia di sini:
http://www.mozilla.com/en-US/firefox/all.html
kemudian cari Indonesian
Microsoft Janjikan Office 2010 Akan Tersedia Di Bulan Juni 2010

Tampaknya titik terang akan kehadiran Office 2010 mulai terlihat jelas. Setidaknya kita harus menunggu sekitar 5 bulan lagi dari waktu sekarang untuk bisa menjajal versi terbaru Office 2010, begitulah kiranya yang dikonfirmasi oleh pihak Microsoft. CEO Microsoft, Steve Ballmer, menunjukkan bahwa Office 2010 akan keluar hanya dalam waktu beberapa bulan saja.
“Kami berharap Office 2010 dan produk terkait akan secara umum tersedia di bulan Juni 2010.” kata beliau. Dalam hal ini, pelanggan hanya akan dapat membeli Office 2010, Visio 2010, SharePoint 2010 dan Project 2010. Batas waktu ini juga merupakan konfirmasi dari info yang mana sudah tersedia sejak perilisan Office 2010 Beta Built 14.0.4536.1000.
Microsoft mengatakan bahwa tahap awal pengembangan Office 2010 akan diproses hingga pertengahan tahun 2010. Pada Nashville Technology Council di Universitas Trevecca Nazarene beberapa hari yang lalu, Ballmer bahkan membuat seolah-olah Office 2010 akan tiba lebih cepat dibandingkan perkiraan. “Anda akan melihat versi terbaru dari Office, yang akan tiba dalam waktu beberapa bulan lagi. Tidak hanya bekerja pada PC Anda, tapi ia akan dapat bekerja melalui web browser dan ke ponsel dengan fitur-fitur canggihnya.”
Nah, kita tunggu saja nanti kehadiran Office 2010 bulan Juni 2010 mendatang.
Wow, Astronot NASA Kirim Tweet Dari Stasiun Luar Angkasa!

Ternyata hobi Facebook-an atau Twitter-an bukan hanya monopoli bagi kita yang ada di bumi saja, nyatanya para astronot di luar angkasa pun ingin ikut meramaikan jejaring sosial ternama tersebut.
Astronot NASA yang kini sedang mengemudikan pesawat ISSS kini sudah menerima software khusus untuk dapat mengupdate keadaannya, menurut pernyataan yang dikeluarkan NASA beberapa waktu lalu : kini akses personal ke internet melalui koneksi nirkabel utama telah dibuka.
Akses pribadi ini yang disebut dengan Crew Support LAN, mengambil keuntungan dari komunikasi dari dan ke stasiun dan astronot dapat browsing dan menggunakan internet. Sistem ini pada dasarnya secara langsung memberikan komunikasi pribadi bagi mereka.
Sejak periode dimana stasiun secara aktif berkomunikasi dengan bumi menggunakan komunikasi melalui Ku-band berkecepatan tinggi, para astronot dapat memiliki akses jarak jauh ke internet melalui komputer. Para astronot menggunakan laptop dan berinteraksi menggunakan keyboard touchpad mereka.
Salah satu astronot bernama T.J Creamer bahkan menggunakan akses pertama ini untuk memposting tweet pada akun Twitter-nya melalui stasiun luar angkasa.
Sebelum mengirimkan tweet, ia harus mengirim e-mail dulu ke bumi dimana untuk dapat mendukung akses pribadi mereka ke akun Twitter masing-masing. Hmmm, tentunya ini akan sangat menarik sekali ya bisa mengirimkan tweet dari tempat yang sangat jauh sekali bahkan di luar angkasa sana.
Seorang Pria Inggris Masuk Bui Karena Telah Kirim Tweet Ingin Ledakkan Bom Di Bandara
Perkembangan dunia jejaring sosial memang membawa dampak begitu besar dalam kehidupan nyata. Walaupun masih dalam lingkup dunia maya, namun hal itu tak membuat apapun yang kita lakukan di dunia maya tak menimbulkan efek pada kehidupan nyata kita.
Itulah yang terjadi dengan seorang pria asal Inggris yang mengatakan bahwa ia berencana untuk meledakkan bandara dan secara tak sengaja hal ini diketahui oleh polisi yang sedang berjaga. Pria ini mengirimkan tweet kepada teman-temannya bahwa Robin Hood Airport di Doncaster akan diledakkannya, makanya tak heran kalau tindakannya ini berujung dengan interogasi yang dilakukan para polisi anti teror yang menangkapnya selama 7 jam.
Awalnya, pria bernama Paul Chambers ingin melakukan penerbangan ke Irlandia, tapi ternyata terjadi hujan salju yang berakibat ditutupnya bandara untuk sementara waktu karena tak memungkinkan dilakukannya penerbangan saat itu. Pria ini lalu frustasi dan mengirim tweet berupa : “Robin Hood Airport is closed. You’ve got a week and a bit to get your s**t together, otherwise I’m blowing the airport sky high.” Begitulah isi tweet yang diposting pria ini.
Sementara itu, tindakannya ternyata malah membawanya ke permasalahan hukum dan mengacu ke pelanggaran Undang-undang Terorisme. Namun akhirnya pria ini bisa dibebaskan dengan jaminan, walaupun pada akhirnya dia diskors dari pekerjaannya untuk menunggu penyelidikan internal lebih lanjut, selain itu juga dilarang untuk memasuki airport Doncaster seumur hidup. Tak hanya itu, naasnya pria ini harus merelakan iPhone, laptop dan komputer rumahnya disita karena status isengnya itu.
“Aku tidak terpikir sama sekali, bahwa semua ini terjadi karena telah mengirimkan tweet ke Twitter.” kata Chambers. “Aku bukan pria yang kasar.”
Kabarnya, Chambers adalah orang pertama yang ditahan pemerintahan Inggris karena telah mengirim tweet.
“Yang terpikir pertama kali ketika mendengar bahwa polisi mendekatiku adalah kemungkinan terjadi kecelakaan pada anggota keluargaku.” katanya lagi. “Lalu mereka mengatakan bahwa aku ditangkap atas dasar pelanggaran Undang-undang terorisme. Tweet yang baru saja aku kirim akhirnya dicetak dan dijadikan bukti.”
“Aku harus menjelaskan kepada mereka secara keseluruhan tentang Twitter karena mereka memang belum pernah mendengarnya sebelum ini.” katanya lagi. “Mereka lalu bertanya tentang hidup aku, pekerjaan dan hal-hal pribadi lainnya. Kepala polisi bahkan menanyakan ‘Apakah Anda tau kenapa hal ini terjadi?’ dan berkata ‘Kamu berada dalam dunia nyata’.”
Chambers sendiri akhirnya telah dibebaskan dengan jaminan, namun ada kecurigaan lain bahwa ia dituduh bersekongkol untuk membuat bom tipuan.
Nah, mungkin cukup Chambers saja yang merasakan masuk bui karena ‘asal’ membuat tweet dan mengirimkannya. Jangan sampai hal yang tidak menyenangkan terjadi karena Anda melanggar undang-undang sekalipun Anda hanya berceloteh di Twitter Anda.
Itulah yang terjadi dengan seorang pria asal Inggris yang mengatakan bahwa ia berencana untuk meledakkan bandara dan secara tak sengaja hal ini diketahui oleh polisi yang sedang berjaga. Pria ini mengirimkan tweet kepada teman-temannya bahwa Robin Hood Airport di Doncaster akan diledakkannya, makanya tak heran kalau tindakannya ini berujung dengan interogasi yang dilakukan para polisi anti teror yang menangkapnya selama 7 jam.
Awalnya, pria bernama Paul Chambers ingin melakukan penerbangan ke Irlandia, tapi ternyata terjadi hujan salju yang berakibat ditutupnya bandara untuk sementara waktu karena tak memungkinkan dilakukannya penerbangan saat itu. Pria ini lalu frustasi dan mengirim tweet berupa : “Robin Hood Airport is closed. You’ve got a week and a bit to get your s**t together, otherwise I’m blowing the airport sky high.” Begitulah isi tweet yang diposting pria ini.
Sementara itu, tindakannya ternyata malah membawanya ke permasalahan hukum dan mengacu ke pelanggaran Undang-undang Terorisme. Namun akhirnya pria ini bisa dibebaskan dengan jaminan, walaupun pada akhirnya dia diskors dari pekerjaannya untuk menunggu penyelidikan internal lebih lanjut, selain itu juga dilarang untuk memasuki airport Doncaster seumur hidup. Tak hanya itu, naasnya pria ini harus merelakan iPhone, laptop dan komputer rumahnya disita karena status isengnya itu.
“Aku tidak terpikir sama sekali, bahwa semua ini terjadi karena telah mengirimkan tweet ke Twitter.” kata Chambers. “Aku bukan pria yang kasar.”
Kabarnya, Chambers adalah orang pertama yang ditahan pemerintahan Inggris karena telah mengirim tweet.
“Yang terpikir pertama kali ketika mendengar bahwa polisi mendekatiku adalah kemungkinan terjadi kecelakaan pada anggota keluargaku.” katanya lagi. “Lalu mereka mengatakan bahwa aku ditangkap atas dasar pelanggaran Undang-undang terorisme. Tweet yang baru saja aku kirim akhirnya dicetak dan dijadikan bukti.”
“Aku harus menjelaskan kepada mereka secara keseluruhan tentang Twitter karena mereka memang belum pernah mendengarnya sebelum ini.” katanya lagi. “Mereka lalu bertanya tentang hidup aku, pekerjaan dan hal-hal pribadi lainnya. Kepala polisi bahkan menanyakan ‘Apakah Anda tau kenapa hal ini terjadi?’ dan berkata ‘Kamu berada dalam dunia nyata’.”
Chambers sendiri akhirnya telah dibebaskan dengan jaminan, namun ada kecurigaan lain bahwa ia dituduh bersekongkol untuk membuat bom tipuan.
Nah, mungkin cukup Chambers saja yang merasakan masuk bui karena ‘asal’ membuat tweet dan mengirimkannya. Jangan sampai hal yang tidak menyenangkan terjadi karena Anda melanggar undang-undang sekalipun Anda hanya berceloteh di Twitter Anda.
Facebook Kini Bekerjasama Dengan McAfee Demi Meningkatkan Keamanan Sistemnya
Siapa kini yang tak kenal dengan Facebook? Anda boleh tanya bahkan untuk anak sekolah dasar sekalipun kini sudah mengenal Facebook dan berlomba-lomba untuk tenar di website jejaring sosial tersebut. Bahkan mungkin Anda adalah salah satu pengguna aktifnya saat ini.
Facebook tampaknya ingin lebih serius lagi mengembangkan bisnisnya, apalagi kini sudah ada 350 juta pengguna dari seluruh penjuru dunia menggandrungi website tersebut. Tentu pihak Facebook tidak ingin main-main lagi dalam hal keselamatan data. Kabarnya kini Facebook telah melakukan kesepakatan kerjasama dengan McAfee untuk lebih aman lagi dari serangan malware yang meraja lela.
“Facebook tengah menerapkan insentif keuangan dari kerjasamanya selama ini untuk lebih menguntungkan para pengguna dan belum akan mengambil keuntungan sedikitpun dari setiap pengguna yang selama ini sudah ada dan setia di Facebook.”
McAfee baru saja mengembangkan aplikasi gratis untuk pengguna Facebook yang mana mampu membersihkan hardisk dan akun pengguna dari berbagai serangan berbahaya di dunia maya. McAfee juga akan menyediakan konten khusus untuk melakukan pengamanan homepage Facebook.
Saat ini pengguna Facebook di Amerika, Kanada, Meksiko, Brazil, Italia, Jerman, Belanda, Spanyo dan Perancis telah memenuhi syarat untuk penggunaan perangkat lunak McAfee yang gratis selama masa promosi ini nantinya akan lebih banyak lagi negara yang bisa menggunakannya beberapa bulan mendatang. Aplikasi dapat diunduh oleh pengguna untuk melindungi komputer mereka dari serangan virus, spyware, hacker, scammer, pencurian data-data pribadi dan berbagai kejahatan di dunia maya. Untuk lebih aman lagi, pengguna akan dikenai biaya 35 USD atau sekitar 350 ribu rupiah per tahunnya melalui diskon yang diberikan di website McAfee.
Kemitraan ini sendiri terjadi karena begitu banyak terjadi serangan akhir-akhir ini ke Facebook yang mana merupakan ancaman buruk bagi website jejaring sosial tersebut, sementara ini Facebook sudah relatif lebih waspada untuk melumpuhkan virus yang menyebar melalui wall di halaman pengguna. Tampaknya wabah ini akan terus semakin parah dari hari ke hari. Perusahaan membutuhkan perbaikan yang lebih baik apalagi dari segi keamanan. Kabarnya, Facebook sendiri telah beberapa kali melakukan pencarian dimana ingin mencocokkan partner mana yang kiranya akan pantas untuk melindungi Facebook dan akhirnya dipilihlah McAfee.
Facebook tampaknya ingin lebih serius lagi mengembangkan bisnisnya, apalagi kini sudah ada 350 juta pengguna dari seluruh penjuru dunia menggandrungi website tersebut. Tentu pihak Facebook tidak ingin main-main lagi dalam hal keselamatan data. Kabarnya kini Facebook telah melakukan kesepakatan kerjasama dengan McAfee untuk lebih aman lagi dari serangan malware yang meraja lela.
“Facebook tengah menerapkan insentif keuangan dari kerjasamanya selama ini untuk lebih menguntungkan para pengguna dan belum akan mengambil keuntungan sedikitpun dari setiap pengguna yang selama ini sudah ada dan setia di Facebook.”
McAfee baru saja mengembangkan aplikasi gratis untuk pengguna Facebook yang mana mampu membersihkan hardisk dan akun pengguna dari berbagai serangan berbahaya di dunia maya. McAfee juga akan menyediakan konten khusus untuk melakukan pengamanan homepage Facebook.
Saat ini pengguna Facebook di Amerika, Kanada, Meksiko, Brazil, Italia, Jerman, Belanda, Spanyo dan Perancis telah memenuhi syarat untuk penggunaan perangkat lunak McAfee yang gratis selama masa promosi ini nantinya akan lebih banyak lagi negara yang bisa menggunakannya beberapa bulan mendatang. Aplikasi dapat diunduh oleh pengguna untuk melindungi komputer mereka dari serangan virus, spyware, hacker, scammer, pencurian data-data pribadi dan berbagai kejahatan di dunia maya. Untuk lebih aman lagi, pengguna akan dikenai biaya 35 USD atau sekitar 350 ribu rupiah per tahunnya melalui diskon yang diberikan di website McAfee.
Kemitraan ini sendiri terjadi karena begitu banyak terjadi serangan akhir-akhir ini ke Facebook yang mana merupakan ancaman buruk bagi website jejaring sosial tersebut, sementara ini Facebook sudah relatif lebih waspada untuk melumpuhkan virus yang menyebar melalui wall di halaman pengguna. Tampaknya wabah ini akan terus semakin parah dari hari ke hari. Perusahaan membutuhkan perbaikan yang lebih baik apalagi dari segi keamanan. Kabarnya, Facebook sendiri telah beberapa kali melakukan pencarian dimana ingin mencocokkan partner mana yang kiranya akan pantas untuk melindungi Facebook dan akhirnya dipilihlah McAfee.
Para Wartawan Asing Di China Diserang Hacker Via Email
Dampak dari perselisihan antara Google dengan pemerintah China yang kian memanas akhir-akhir ini, ternyata telah berimbas ke pihak lain. Dan anehnya hal ini terjadi terhadap para wartawan asing yang menggunakan fasilitas layanan yang diberikan oleh Google.
Berkaitan dengan itu, sebuah asosiasi jurnalis yang bekerja di China baru-baru ini menyatakan keluhannya terhadap kiriman email yang masuk ke alamat account Gmail para anggotanya.
Kejadian ini berawal saat Foreign Correspondents Club of China mengatakan penulis dalam beberapa biro di Beijing telah menemukan bahwa email mereka sedang diteruskan ke alamat orang asing. Salah satunya adalah Associated Press, sedangkan yang lainnya belum bernama.
Mereka menduga ini semua merupakan tindakan dari para hacker di China yang ingin membuat tidak nyaman bagi para orang asing khususnya wartawan asing yang bertugas di sana. Sejauh ini pihaknya hanya mengingatkan kepada para anggotanya yang bertugas di China sehubungan pihaknya telah menjadi target khusus serangan hacker dalam dua tahun terakhir.
Maka dari itu, mulai sekarang para anggotanya diharap berhati-hati terhadap link yang terdapat pada isi email kiriman tersebut, selain itu, juga perlu diseleksi terlebih dahulu lampiran (attachment) email apa yang dibuka, dan jangan lupa menjalankan pemeriksaan virus secara teratur.
Berita ini muncul hanya beberapa hari setelah serangan serupa terhadap Google, termasuk infiltrasi account Gmail pekerja hak asasi manusia. Serangan ini telah mendorong Google untuk mengancam hengkang dari China sama sekali.
Berkaitan dengan itu, sebuah asosiasi jurnalis yang bekerja di China baru-baru ini menyatakan keluhannya terhadap kiriman email yang masuk ke alamat account Gmail para anggotanya.
Kejadian ini berawal saat Foreign Correspondents Club of China mengatakan penulis dalam beberapa biro di Beijing telah menemukan bahwa email mereka sedang diteruskan ke alamat orang asing. Salah satunya adalah Associated Press, sedangkan yang lainnya belum bernama.
Mereka menduga ini semua merupakan tindakan dari para hacker di China yang ingin membuat tidak nyaman bagi para orang asing khususnya wartawan asing yang bertugas di sana. Sejauh ini pihaknya hanya mengingatkan kepada para anggotanya yang bertugas di China sehubungan pihaknya telah menjadi target khusus serangan hacker dalam dua tahun terakhir.
Maka dari itu, mulai sekarang para anggotanya diharap berhati-hati terhadap link yang terdapat pada isi email kiriman tersebut, selain itu, juga perlu diseleksi terlebih dahulu lampiran (attachment) email apa yang dibuka, dan jangan lupa menjalankan pemeriksaan virus secara teratur.
Berita ini muncul hanya beberapa hari setelah serangan serupa terhadap Google, termasuk infiltrasi account Gmail pekerja hak asasi manusia. Serangan ini telah mendorong Google untuk mengancam hengkang dari China sama sekali.
Facebook Untuk Rekrut Teroris ????????
Satu lagi tingkah laku manusia yang membuat situs facebook menjadi makin kontroversi. Belakangan ini di media beredar kabar bahwa facebook digunakan ajang untuk merekrut teroris seperti yang diberitakan oleh Kompas
Badan intelijen Israel mengatakan, teroris mempergunakan situs jejaring sosial populer seperti Facebook untuk merekrut warga Israel.
Badan Keamanan Shin Bet mengatakan, Selasa (19/5), pihaknya menerima laporan bahwa banyak kelompok teror menghubungi warga Israel lewat internet untuk mengadakan pertemuan. Katanya, militan kemungkinan mempergunakan pertemuan itu untuk menculik warga Israel.
Badan keamanan itu mengatakan, seorang yang mengaku sebagai pedagang Lebanon baru-baru ini menghubungi seorang Israel di Facebook dan menawarkan pembayaran bagi pemberian informasi rahasia. Shin Bet mendesak warga Israel agar waspada terhadap pesan-pesan internet yang tidak dikenal dan jangan memberi nomor telepon serta informasi pribadi lainnya.
Tahun lalu, penguasa Israel mengatakan bahwa Al Qaeda merekrut dua warga Arab Israel lewat internet guna membantu mereka merencanakan serangan di Israel. Keduanya ditangkap.
Sumber : Kompas
Badan intelijen Israel mengatakan, teroris mempergunakan situs jejaring sosial populer seperti Facebook untuk merekrut warga Israel.
Badan Keamanan Shin Bet mengatakan, Selasa (19/5), pihaknya menerima laporan bahwa banyak kelompok teror menghubungi warga Israel lewat internet untuk mengadakan pertemuan. Katanya, militan kemungkinan mempergunakan pertemuan itu untuk menculik warga Israel.
Badan keamanan itu mengatakan, seorang yang mengaku sebagai pedagang Lebanon baru-baru ini menghubungi seorang Israel di Facebook dan menawarkan pembayaran bagi pemberian informasi rahasia. Shin Bet mendesak warga Israel agar waspada terhadap pesan-pesan internet yang tidak dikenal dan jangan memberi nomor telepon serta informasi pribadi lainnya.
Tahun lalu, penguasa Israel mengatakan bahwa Al Qaeda merekrut dua warga Arab Israel lewat internet guna membantu mereka merencanakan serangan di Israel. Keduanya ditangkap.
Sumber : Kompas
Pemilu Cina Memanfaatkan Facebook
Calon Pemilih di China Bisa Daftar Lewat Facebook
Ini dia yang merupakan berita bagus, setelah beberapa hari ini saya bosan dengan kontroversi Facebook kini saya hadir dengan berita yang membanggakan. Berita ini datang dari negara Cina yang memanfaatkan situs Facebook dalam rangkaian persiapan pemilu presiden dan wakil presiden.
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Beijing memanfaatkan internet untuk menjaring calon pemilih pada pemilu pemilihan calon presiden dan wakil presiden di China. Selain menggunakan e-mail dan layanan pesan singkat (SMS), panitia juga menggunakan facebook untuk mengundang masyarakat Indonesia di China yang ingin masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS).
"Kami juga memanfaatkan facebook dalam mengumumkan pendaftaran DPS kepada masyarakat Indonesia usia pemilih yang ingin ikut pilpres dan cawapres," kata Ketua PPLN Beijing Krishna Adi Poetranto di Beijing, Senin (18/5). Masyarakat Indonesia yang menetap di China dan namanya belum masuk DPS juga bisa segera mendaftarkan ke email ppdp@pplnbeijing.org atau datang langsung ke PPLN Beijing yang berkantor di KBRI Beijing.
PPLN Beijing, katanya, sampai 23 Mei 2009 masih membuka pendaftaran tahap kedua kepada masyarakat Indonesia yang namanya belum masuk dalam DPS untuk bisa masuk dalam DPS melalui e-mail.
"Kesempatan itu dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat Indonesia yang ada di China yang belum terdaftar dalam DPS untuk masuk dalam DPS sehingga mereka nanti bisa melakukan pilpres," kata Krishna.
Dipergunakannya facebook dalam mengumumkan pendaftaran DPS dilakukan mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia yang ada di China adalah mahasiswa. Umumnya masing-masing sudah memiliki fasilitas internet.
Meski demikian, PPLN Beijing tetap memanfaatkan cara-cara konvensional untuk menjaring pemilih lain yang belum mendapat akses internet. Pihaknya telah mengeluarkan pengumuman kepada masyarakat Indonesia yang namanya masuk dalam DPS agar mereka mau menginformasikan batas akhir pendaftaran DPS hingga 23 Mei kepada masyarakat Indonesia lain yang mungkin masih ada yang belum masuk dalam DPS.
"Kami berharap agar informasi pendaftaran dari mulut ke mulut akan lebih berjalan efektif dibanding informasi yang kita sampaikan melalui e-mail atau internet," katanya.
Sesuai ketentuan Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Luar Negeri (PLN), tanggal 25 Mei adalah batas akhir penyerahan atau penetapan DPT oleh PPLN, sementara pada 28 Mei adalah pengumuman DPT secara nasional. PPLN Beijing bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemilu di China, kecuali untuk wilayah Hong Kong dan Makao yang dilakukan oleh PPLN Hong Kong, dan empat wilayah kerja KJRI Guangzhou, yaitu provinsi Guangdong, Fujian, Hainan, dan Guang Xi yang dilakukan KJRI Guangzhou.
Sumber : Kompas
Ini dia yang merupakan berita bagus, setelah beberapa hari ini saya bosan dengan kontroversi Facebook kini saya hadir dengan berita yang membanggakan. Berita ini datang dari negara Cina yang memanfaatkan situs Facebook dalam rangkaian persiapan pemilu presiden dan wakil presiden.
Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Beijing memanfaatkan internet untuk menjaring calon pemilih pada pemilu pemilihan calon presiden dan wakil presiden di China. Selain menggunakan e-mail dan layanan pesan singkat (SMS), panitia juga menggunakan facebook untuk mengundang masyarakat Indonesia di China yang ingin masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS).
"Kami juga memanfaatkan facebook dalam mengumumkan pendaftaran DPS kepada masyarakat Indonesia usia pemilih yang ingin ikut pilpres dan cawapres," kata Ketua PPLN Beijing Krishna Adi Poetranto di Beijing, Senin (18/5). Masyarakat Indonesia yang menetap di China dan namanya belum masuk DPS juga bisa segera mendaftarkan ke email ppdp@pplnbeijing.org atau datang langsung ke PPLN Beijing yang berkantor di KBRI Beijing.
PPLN Beijing, katanya, sampai 23 Mei 2009 masih membuka pendaftaran tahap kedua kepada masyarakat Indonesia yang namanya belum masuk dalam DPS untuk bisa masuk dalam DPS melalui e-mail.
"Kesempatan itu dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat Indonesia yang ada di China yang belum terdaftar dalam DPS untuk masuk dalam DPS sehingga mereka nanti bisa melakukan pilpres," kata Krishna.
Dipergunakannya facebook dalam mengumumkan pendaftaran DPS dilakukan mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia yang ada di China adalah mahasiswa. Umumnya masing-masing sudah memiliki fasilitas internet.
Meski demikian, PPLN Beijing tetap memanfaatkan cara-cara konvensional untuk menjaring pemilih lain yang belum mendapat akses internet. Pihaknya telah mengeluarkan pengumuman kepada masyarakat Indonesia yang namanya masuk dalam DPS agar mereka mau menginformasikan batas akhir pendaftaran DPS hingga 23 Mei kepada masyarakat Indonesia lain yang mungkin masih ada yang belum masuk dalam DPS.
"Kami berharap agar informasi pendaftaran dari mulut ke mulut akan lebih berjalan efektif dibanding informasi yang kita sampaikan melalui e-mail atau internet," katanya.
Sesuai ketentuan Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Luar Negeri (PLN), tanggal 25 Mei adalah batas akhir penyerahan atau penetapan DPT oleh PPLN, sementara pada 28 Mei adalah pengumuman DPT secara nasional. PPLN Beijing bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemilu di China, kecuali untuk wilayah Hong Kong dan Makao yang dilakukan oleh PPLN Hong Kong, dan empat wilayah kerja KJRI Guangzhou, yaitu provinsi Guangdong, Fujian, Hainan, dan Guang Xi yang dilakukan KJRI Guangzhou.
Sumber : Kompas
Subscribe to:
Comments (Atom)
0 comments