Malware Menyamar Sebagai Hadiah dari iTunes

CALIFORNIA - Hacker sepertinya mempunyai banyak cara untuk menginfeksi komputer dengan malware, kini mereka mencatut nama iTunes untuk menjebak pengguna komputer.
Blog keamanan, The German Eleven mengatakan serangan itu bertepatan dengan dimulainya musim belanja liburan Amerika, yang disebut Black Friday.
Dilansir Telegraph, Senin (28/11/11), para ahli keamanan mengatakan sebuah email mengaku berasal dari toko iTunes dan berisi file kompresi ZIP yang memungkinkan hacker untuk memperoleh akses ke komputer.
Email tersebut menawarkan kredit untuk musik, permainan dan video pada iTunes. Email itu tampaknya juga menawarkan penerima USD50 dan mengklaim mereka membutuhkan file yang dilampirkan agar dibuka untuk mengakses kode sertifikat.
Lampiran file tersebut bernama Mal/BVredoZp-B. Ini bisa membuka celah keamanan pada PC Windows dan memungkinkan hacker secara jarak jauh mendapatkan password serta informasi lainnya. Selain itu juga bisa memperlambat komputer dan menyembunyikan beberapa file.
Meskipun malware bisa dihapus menggunakan alat anti malware, tapi kerusakan untuk sementara waktu dapat terjadi.
Serangan itu datang di saat ancaman cyber di sejumlah bidang sedang berkembang, seperti vendor lain yang mengklaim melihat adanya peningkatan serangan yang ditujukan pada ponsel berbasis Android. (tyo)
techno.okezone.com
Mozilla Pecahkan Rekor, 8 Juta Download Sehari

Pesaing terberat Mozilla Firefox adalah dua buah web browser dari dua perusahaan berbeda yang kini masuk dalam posisi paling atas setelah Mozilla. Mereka adalah Microsoft Internet Explorer dan Apple Safari. Mozilla saat ini pun sedang dilanda kekhawatiran. Microsoft pun mengeluarkan browser terbarunya dalam versi beta. Internet Explorer 8 versi beta telah diluncurkan di Las Vegas pada bulan April lalu. Kabarnya IE8 ini pun akan diluncurkan secara langsung dari web sehingga masyarakat bisa menggunakannya.
okezone.com
Kelebihan Pakai Domain .id

Secara internasional, akhiran domain .id memang mencerminkan identitas bangsa Indonesia, baik itu identitas sebuah perusahaan,organisasi atau institusi yang berada di Indonesia. Selain masalah nasionalisme, penggunaan domain .id ini merupakan jaminan bahwa perusahaan atau institusi atau organisasi tersebut memang berada di Indonesia. Hal itu juga memudahkan direktori pencarian nama-nama website asli Indonesia.
Sejak tahun 1994, pengguna domain .id baru mencapai 58.000 website hingga saat ini. Secara perlahan PANDI akan terus mensosialisasikan penggunaan domain .id ke beragam institusi, organisasi, perusahaan kecil maupun besar hingga pengguna internal.
beritanet.com
SplashData Rilis Daftar 25 Password Yang Rawan Dibobol Hacker

CEO SplashData, Morgan Slain menganjurkan kepada mereka yang menggunakan daftar 25 password tersebut untuk segera menggantinya. “Para hacker dapat dengan mudah membobol ke banyak akun dengan cara mencoba password yang umumnya sering digunakan secara berulang-ulang,” ujarnya seperti dikutip The Telegraph.
Akun di jejaring sosial Facebook kerap menjadi sasaran para hacker. Bulan lalu, terungkap bahwa ratusan hacker mencoba untuk mencari korban di jejaring sosial terpopuler di dunia ini. Sasarannya adalah untuk mendapatkan foto, pesan serta informasi personal lainnya.
Berikut adalah daftar password yang rawan dibobol Hacker hasil rilis dari SplashData:
1. password
2. 123456
3.12345678
4. qwerty
5. abc123
6. monkey
7. 1234567
8. letmein
9. trustno1
10. dragon
11. baseball
12. 111111
13. iloveyou
14. master
15. sunshine
16. ashley
17. bailey
18. passw0rd
19. shadow
20. 123123
21. 654321
22. superman
23. qazwsx
24. michael
25. football
beritateknologi.com
Jumlah Domain .Com Kini Mencapai 91 Juta

Pernahkan anda menghitung seberapa banyak situs yang ada di seluruh dunia saat ini? Jika tahu jumlahnya, mungkin anda akan sedikit tercengang. Bayangkan saja, untuk domain .com saja, jumlahnya mencapai 91 juta domain yang terdaftar dan terus bertambah setiap harinya.
Dari data register yang ada, jumlah domain .com dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Namun meskipun menjadi domain yang paling populer, penambahan jumlahnya pada akhir-akhir ini mengalami penurunan.
Penurunan jumlah penambahan tersebut sepertinya sudah diperkirakan oleh banyak pihak. Dengan semakin banyaknya pilihan domain, orang tentunya akan melakukan berbagai pertimbangan untuk menentukan pilihannya.
Meskipun begitu, tetap saja jumlah domain .com masih yang terbanyak. Pada awal tahun 2000, jumlahnya hanya mencapai 21 juta. Namun jumlah tersebut membengkak hingga hampir tiga kali lipatnya pada 2005 yang mencapai 61 juta domain.
beritateknologi.com
Hati-hati, Kemungkinan Teman Anda Di Facebook Adalah Bot

Beberapa orang peneliti dari University of British Columbia baru saja melakukan penelitian terhadap tingkah laku para pemilik akun di Facebook. Dari penelitian tersebut, mereka mengatakan bahwa kemungkinan pemilik akun untuk ditipu dengan sebuah program Bot cukup tinggi.
Dalam penelitiannya, para ilmuwan tersebut menggunakan sebuah program bernama socialbots, sebuah program yang dapat bertingkah laku seperti layaknya orang yang sedang online. Selanjutnya, menggunakan software tersebut para peneliti membuat tak kurang dari 102 akun, 49 laki-laki dan 53 perempuan. Lalu akun zombi tersebut mereka operasikan selama delapan minggu.
Dalam kurun waktu tersebut, mereka mengirimkan lebih dari 8500 permintaan teman secara random. Hasilnya, lebih dari 3000 orang menerima permintaan tersebut. Selanjutnya, akun zombi tersebut dapat memperoleh informasi pribadi dari 3000 akun Facebook.
Namun ternyata fenomena ini tak berhenti di situ. Pemilik 3000 akun facebook tersebut total memiliki jaringan lebih dari 1 juta orang teman. Tentu saja software bot tersebut bisa mengumpulkan data pribadi dari 1 juta orang tersebut, dengan catatan para pemilik akun tersebut memberikan akses kepada ‘friends of friends’.
Secara keseluruhan, penelitian ini memperoleh data pribadi dari 35 persen yang berasal dari jaringan langsung. Selain itu, terdapat pula 24 persen data lainnya yang berasal dari jaringan sekunder.
Lalu apa dampaknya? Mungkin anda akan bertanya tentang hal ini. Selain untuk mengumpulkan data pribadi, bot ini juga dapat digunakan untuk melakukan manipulasi opini publik dalam skala besar, dan menyebarkan sebuah propaganda. Jadi nampaknya anda harus cukup berhati-hati ketika menerima permintaan teman di Facebook.
beritateknologi.com
0 comments