Weekly post

  • Posted by : V September 01, 2009

    Trik mencegah virus menginfeksi file
    Saring sebuah trik buat menghindari file2 kita terinfeksi virus…
    OK, dari pengalaman karena terkena virus, aku bs ambil kesimpulan bahwa rata-rata virus melakukan pengecekan terhadap directory dan file yang ada di dalam sebuah hardisk dan tentunya tidak semua file akan di infeksi oleh vir. MIsal saja file-file *.doc yang menjadi *exe ato file *.exe yang di rusak oleh virus seperti virus parite dan sejenisnya, jadi pada intinya mereka “(virus”) sebelum melakukan infeksi akan mengecek ada tidaknya file sasaran yg sudah terdaftar. dan rata-rata virus hanya akan mendeteksi file file dengan attribut non system(-S), -R dan read only(+R), Jadi apa intinya BOz??? laugh.gif yupz, langsung ke source saja:
    CODE
    Buka cmd dan ketik attrib +S -H +R D:* /s /d
    Perintah di atas berarti semua file dan directory di dalam drive ‘D’ akan di sett atributnya menjadi system, dimana file system tidak akan terbaca dengan perintah ‘DIR’ maka virus akan menganggap bahawa di dalam drive ‘D’ tidak terdapat file maupun directory, dengan kata lain hardisk kosong biggrin.gif
    So? file kita aman dan tidak akan ada penggandaan nama folder yang berextensi *.EXE yg bikin hardisk kita penuh tongue.gif
    Saran untuk para Produsen virus ,”Gunakan Variable perintah sejenis DIR dengan menambahkan /a:s” tongue.gif
    Perintah di atas bisa di gunakan pada semua drive selain %systemdrive%\ ato defaultnya adalah drive C:\ dan Drive CD Room pada OS windows tentunya. Caranya tinggal mengganti “D” menjadi “E” untuk drive E.
    Contoh:
    CODE
    attrib +S -H +R E:* /s /d
    Keterangan dari perintah:
    attrib=untuk pengesetan attribut
    +S =untuk pengesetan attribut system
    -S =untuk pengesetan attribut non system
    +R =untuk pengesetan attribut Read Only
    -R =untuk pengesetan attribut non read only
    +H =untuk pengesetan attribut hidden
    -H =untuk pengesetan attribut non hiden atau tampil
    Untuk pengesetan attribut System harus menggunakan 2 kombinasi perintah ‘H’ dan ‘S’
    Contoh:
    CODE
    attrib +S -H
    CODE
    attrib +S +H
    CODE
    attrib -S -H
    CODE
    attrib -S +H
    Thanks.. Semoga bermanfaat wink.gif Lain waktu saya coba buatkan aplikasi software

    0 comments

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    Cho-Niki ! Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan